Di Palas, Bobby Tegas: Masjid Jangan Hanya Megah, Jemaah Harus Sejahtera
Palas – Metro86 News
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 M di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Senin (2/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bobby menegaskan komitmennya untuk membenahi infrastruktur di Palas serta menyerahkan hibah Rp500 juta untuk Masjid Agung Al-Munawwaroh.
Safari Ramadan yang digelar di Masjid Agung Al-Munawwaroh itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, dan Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution, serta jajaran OPD Pemprov Sumut.
Infrastruktur Jadi Perhatian
Dalam sambutannya, Bobby menilai perputaran ekonomi di Kota Sibuhuan cukup baik. Ia melihat aktivitas masyarakat yang padat menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tadi saya lihat kotanya sangat padat, artinya perputaran perekonomiannya bagus. Tadi sore banyak sekali warga yang transaksi jual beli, ini sinyal bagus untuk satu perekonomian,” ujarnya.
Menurutnya, infrastruktur yang baik akan semakin mendorong peningkatan daya beli masyarakat. Karena itu, ia meminta Dinas PUPR Sumut segera menindaklanjuti dan mengidentifikasi wilayah mana saja yang bisa diprioritaskan pembangunannya.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan dalam kesempatan itu juga berharap dukungan provinsi untuk pembangunan jalan, khususnya di Kota Sibuhuan. Ia bahkan menyatakan kesiapan pemerintah kabupaten dalam proses pelepasan lahan.

“Untuk pelepasan areal jalannya ini, Pak Gubernur, tanggung jawab saya sebagai Bupati Palas. Kami hanya minta dibangunkan jalannya,” katanya.
Hibah Rp500 Juta dan Konsep 60:40
Selain komitmen infrastruktur, Bobby juga menyerahkan hibah sebesar Rp500 juta kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Al-Munawaroh.
Namun, ia menekankan agar dana tersebut tidak sepenuhnya digunakan untuk pembangunan fisik, melainkan juga untuk kesejahteraan jemaah.
“Mudah-mudahan bantuan dari kami cukup. Kami harap selain masjid bagus secara fisik, kesejahteraan jemaah atau masyarakat sekitar juga terjamin. 60 persen fisik, 40 persen untuk kesejahteraan,” tegas Bobby.
Ia menilai selama ini pembangunan masjid kerap berorientasi pada fisik semata, padahal fungsi masjid juga harus mampu menjawab persoalan sosial di sekitarnya.
“Selama ini masjid kita full untuk fisik semua, padahal di sebelahnya ada warga yang masih kena pinjol, ada jemaah yang anaknya tidak bisa beli susu, ada rumahnya gelap karena tak mampu bayar listrik. Fungsi masjid itu untuk membawa kesejahteraan jemaah minimal di rumah sekitarnya,” ujarnya.
Bobby juga menyarankan pengurus BKM untuk mencontoh pola pengelolaan Masjid Jogokariyan di Yogyakarta yang dinilai berhasil memakmurkan jemaahnya.
“Kalau boleh, Ketua BKM-nya ke Yogya, ada Masjid Jogokariyan yang bagus, bagaimana mereka mengelola masjidnya bisa makmur,” katanya.
Berbagai Bantuan Diserahkan
Selain hibah untuk masjid, Gubernur Sumatera Utara juga menyerahkan sejumlah bantuan lain, antara lain Al-Qur’an dan buku agama Islam, peralatan olahraga, bantuan uang tunai, sarung dan mukena, benih dan pakan ikan, sembako, susu, serta santunan bagi anak yatim. Safari Ramadan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama. (Revane Gabriel Ngl)
